DEMA (Dewan Mahasiswa) FEBI IAIN Surakarta merupakan Lembaga Eksekutif yang berada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta
Kamis, 07 Februari 2019
Golput Bukan Solusi, Layanan Pindah Memilih adalah Solusi
Dua Ribu Sembilan Belas, Tahun dimana Indonesia akan merayakan pesta demokrasi terbesar dalam sejarah. Karena ditahun ini Rakyat Indonesia akan melaksanakan pemilihan umum (pemilu) secara serentak yang menggunakan lima kotak suara karena selain memilih anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten juga memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden. Yang mana pemilihan seperti ini dilaksanakan pertama kali di Indonesia. Dan dalam hal ini, tidak bisa dipungkiri jika setiap pemilu banyak dari teman teman Mahasiswa yang notabene sebagian besar dari mereka adalah perantau, malas atau enggan untuk menyoblos dan memilih untuk golput karena harus pulang kekampung halaman mereka. Tentunya hal ini sangat disayangkan, karena bagaimanapun Golput bukanlah solusi yang tepat dan kesadaran dari teman teman untuk menggunakan hak suaranya sangat penting untuk perubahan bangsa yang lebih baik.
Komisi pemilihan umum (KPU) kali ini memberikan perhatian yang lebih kepada para masyarakat yang sedang tidak berada di wilayah domisilinya saat pelaksanaan pemilu 17 April 2019 mendatang. Pasalnya KPU kali ini membuka Layanan Pindah Memilih. Layanan ini memungkinkan para masyarakat untuk bisa menggunakan hak pilihnya meski tidak sedang berada dalam lingkup domisilinya.
Tentunya dengan diadakannya layanan ini bisa memberikan angin segar bagi para mahasiswa perantauan dan dengan dihadirkannya layanan ini sudah bukan menjadi suatu alasan jika nanti para mahasiswa perantauan memilih golput karena alasan tidak berada di domisilinya.
Adapun layanan pindah memilih tersebut dengan Formulir A5 bisa didapatkan di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota asal atau terdekat, paling lambat 17 Febuari 2019 agar terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Dan cara untuk mengurus surat pindah memilih yaitu :
✅ Mengecek nama pemilih dalam DPT secara online dengan cara klik lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau aplikasi mobile via playstore “KPU RI Pemilu 2019”
✅ Pemilih mengajukan surat pindah memilih (Formilir A5) di KPU Kabupaten/Kota
KPU Kabupaten/Kota akan mencoret nama pemilih dalam TPS sebelumnya
✅ Nama pemilih dipindahkan ke TPS lain sesuai keinginan
✅ Surat pindah dilaporkan kepetugas KPU tingkat Kelurahan minimal H-3 sebelum pemilihan
Soo.. Bukan jadi alasan lagi ya guys, untuk golput karena alibi tinggal jauh dari domisili asal. Karena Warga Negara yang baik akan menggunakan hak suaranya untuk Indonesia yang lebih baik dan sejahtera apalagi kita sebagai seorang Mahasiswa.
[Departemen Kajian dan Aksi Strategis DEMA FEBI IAIN Surakarta]
Pic by : Instagram: @kpu_ri
#DEMA FEBI
#KABINET ISTIMEWA
#Islami, Terdidik, Merakyat dan Berwarna
Selasa, 29 Januari 2019
Hoax Logo UIN Surakarta antara Harapan dan Kenyataan
29 Januari 2019 tersebar sebuah logo yang didalamnya bertuliskan UIN SURAKARTA. Logo tersebut banyak beredar distatus media sosial mahasiswa IAIN Surakarta terutama dalam story WhatsApp. Tak bisa dipungkiri, bahwa hal ini menunjukan antusiasme Mahasiswa IAIN Surakarta dan juga besarnya harapan agar IAIN Surakarta segera bertransformasi ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu UIN Surakarta (dari Institut menjadi Universitas).
Setiap mahasiswa menginkan Lembaga Pendidikannya untuk menjadi kampus yang lebih baik atau bahkan kampus terbaik. Akan tetapi sebagai seorang mahasiswa, jangan sampai kita menerima informasi secara mentah-mentah tanpa mencari kebenarannya terlebih dahulu. Walaupun sebenarnya, pada hal ini kebayakan mahasiswa telah menyadari dan menganggap hal ini sebagai senda gurau belaka untuk tetap menyuarakan keinginan mereka agar kampus ini segera bertransformasi menjadi UIN.
Oleh karena itu, kami selaku Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ( DEMA FEBI), berusaha mengklarifikasi mengenai informasi tersebut. Karena banyak dari masyarakat kampus yang kurang mengetahui kebenaran informasi yang sudah terlanjur beredar saat ini.
Hasil dari klarifikasi kami kepada pihak kampus, mereka menegaskan bahwasanya “logo UIN SURAKARTA yang telah beredar dikalangan mahasiswa IAIN SURAKARTA itu adalah HOAX” tutur Bapak Gustav ( Staff Humas Protokoller IAIN Surakarta). Selain itu beliau menghimbau kepada seluruh mahasiswa IAIN SURAKARTA agar tidak menyebarluaskan informasi yang belum benar kejelasan nya.
Dari sini kita dapat belajar, seharusnya sebagai kaum intelektual, kita dapat menyaring informasi yang kita terima. Sehingga informasi tersebut dapat diketahui kejelasnya dan dapat dipertanggung jawabkan. Selain itu, perlu diketahui bahwasanya terkait pencantuman logo instasnsi tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu merupakan hal yang tidak dapat dibenarkan, bahkan pihak terkait dapat dikenakan peringatan ataupun sanksi untuk mempertanggungjjawabkan perbuatannya.
[ Said Satria – Kepala Departemen KASTRAT DEMA FEBI IAIN SURAKARTA]
Jumat, 21 September 2018
Kunjungan Seru Ke Solopos
Jum’at, 21
September 2018 DEMA FEBI IAIN Surakarta melaksanakan kegiatan kunjungan ke
salah satu media koran Solo yakni Solopos. Acara ini dipelopori oleh departemen
eksternal DEMA FEBI 2018 kabinet serasi. Tujuan diadakannya kunjungan ini
adalah untuk menambah pengetahuan tentang media massa koran khususnya Solopos
dan untuk menambah relasi pers. Sebagian pengurus DEMA FEBI bersama-sama datang
ke kantor Solopos yang tepatnya di Jl.
Adi Sucipto, Karangasem, Laweyan, Kota Surakarta pada pukul 9:15 pagi.
Kunjungan disambut dengan ramah oleh pihak Solopos yakni mba
Alda dan pak Alfari selaku divisi promosi Solopos. Mereka menjelaskan bagaimana
profil Solopos, mulai dari asal mula Solopos sampai apa saja divisi-divisi yang
ada disana. Mereka juga membuka sesi tanya jawab, tentu pengurus DEMA FEBI
sangat antusias untuk menanyakan apa saja yang belum dimengerti.
“Berawal di tahun
1997, Solopos terbit menjadi koran utama di soloraya” ujar mba Alda. Solopos
memiliki dua media cetak yakni bernama Solopos dan koran Solo, selain itu Solopos
juga menyuguhkan berita-berita terkini melalui radio Solopos FM. Solopos juga
memiliki website online, yakni solopos.com, madiunpos.com, dan semarangpos.com.
mereka juga tidak mau kalah dengan toko online lainnya, sehingga membuka
tokosolopos.com, dimana masyarakat dapat membeli barang-barang yang dibutuhkan
melalui alamat tersebut. Divisi-divisi perusahaan yang mengurus berjalannya
Solopos ada divisi sirkulasi, iklan, promosi, dan sebagainya. Dalam keredaksian
juga ada pemimpin redaksi, redaktur, reporter/layout sekretaris redaksi dan
lain-lain
Setelah kegiatan sharing-sharing terlaksana, mba Alda
mengajak berkeliling kantor Solopos mulai dari ruangan broadcaster radio FM,
ruangan redaksi, sampai ke tempat percetakan koran. Kegiatan berlangsung dengan
lancar serta ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama. Segenap
pengurus DEMA FEBI IAIN Surakarta juga mengucapkan terimakasih banyak kepada
Solopos yang telah menyambut dan memberikan ilmu bermanfaat. (Dian)
Selasa, 29 Maret 2016
DISKUSI PUBLIK “MELAWAN MEDIA FITNAH” DEMA FEBI IAIN SURAKARTA
Rabu
(30/3)-Sukoharjo. Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
menyelenggarakan Diskusi Politik dengan Tema “Melawan Media Fitnah”. Acara yang
berjalan di Pasca Sarjana Lantai 4 ini dipelopori oleh Kementerian Sosial
Politik ini diikuti oleh Mahasiswa IAIN Surakarta kurang lebih 100 Peserta.
Diskusi Publik ini menghadirkan Pembicara Nasional yaitu Dr. H. Abdul Kharis
Almansyahari, SE., M.Si yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI dan
Muhammad Qoyim, S.Sos., M.Si seorang Praktisi Agensi Koran Seluruh Indonesia dan
dimoderatori oleh Lutfi Al Hakim. Tujuan diadakannya diskusi Publik ini adalah untuk
kembali menyadarkan mahasiswa kritik terkait dengan Media Massa yang menjamur
saat ini tutur Hafizat selaku Menteri Sosial Politik. Menurut Dwi Agil Setiawan
“Seorang Ekonom Rabbani harus sadar dengan kebenaran berita yang disiarkan oleh
Media Massa, hal ini agar kita juga bertabayyun dengan kabar yang disampaikan
sehingga tidak menimbulkan fitnah bagi sesame” tuturnya.
Dalam
materi yang disampaikan Qoyim yang juga aktif di Komunitas Wisata hati dan
Komunitas Sahabat Pecinta Kerata api (Kosakata) yang juga Marketing Komunikasi
dan Direktur Refomedia berpesan agar setiap informasi yang kita peroleh harus
dicarikan pembanding informasinya agar informasi yang kita terima dapat
disaring kebenarannya. Sedangkan menurut Kharis sebagai manusia modern yang
dapat memperoleh informasi dari media seperti gadget harus bisa memilah mana yang
benar dan yang tidak. Acara yang dipandu oleh Master Of Ceremony Shofwan dan Rizal Miftazhus inipun berakhir
dengan meriah dan pembagian Doorprice bagi peserta yang aktif bertanya dan
berdiskusi.
Quote:ENHA
Selasa, 08 Maret 2016
UPGREADING: SAFARI HOME DEMA FEBI IAIN Surakarta
Boyolali-Senin(7/3)
Dema Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta Kabinet Harmoni Inspirasi
mengadakan SAFARI Home ke kediaman Bendahara Umum 1 Dema FEBI saudari Bano Dwi
Hapsari beralamat di Blumbang, Klego. Boyolali. Selain agenda Safari Home yang
bertujuan untuk mengenal lebih jauh keluarga dari anggota Dema sendiri serta
menguatkan ukhuwah pengurus, acara
ini juga diselipkan Rapat Pengurus Harian Lengkap atau RPHL yang membahas
mengenai Kegiatan yang akan diadakan mendatang serta mengecek kesiapan staff
untuk ikut serta aktif mensukseskan kegiatan DEMA FEBI. Acara yang dimotori
oleh Kementerian Dalam Negeri serta Sekretaris Umum berlangsung sukses dan
meriah dibumbui dengan Saran Kepada Menteri dan Ketua Dema serta Motivasi yang
diberikan kepada masing-masing Pengurus. (Quote:NH)
Sambut Semester Baru DEMA FEBI IAIN Surakarta adakan SEMINAR BISNIS
Sambut Semester Baru DEMA FEBI IAIN Surakarta adakan SEMINAR
BISNIS
Sukoharjo-Jumat (4/3) DEMA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN SURAKARTA Kabinet Harmoni
Inspirasi bekerjasama dengan Indonesian
Islamic Busnis Forum (IIBF) Solo mengadakan Seminar Bisnis dalam Rangka “Bussnises Academy IIBF Solo Goes To Campus”
dengan mengangkat tema "Bangga Menjadi Pengusaha Muda". Acara ini
berlangsung di gedung Pasca Lt.4 pukul
13.00 WIB dibuka oleh Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam H. Dwi
Condro Triono, M.Ag. PH.D. Seminar Bisnis dimoderatori oleh Ahmad Pambudi
Utomo, SE.Sy dan menghadirkan 8 Orang Pembicara yaitu : Budi Prihono, S.Sos
sebagai Ketua IIBF, Geida Prabawati Mumpuni menjabat CEO LKP Asy Syifa, Qurrota
A’Yun seorang Asisten Lab Psikologi UMS, Abdul Hamid menjabat Owner Rumah
Belajar Asy Syifa, Muhammad Arief Gienandjar menjabat Owner Malaya Snack, Rikho
menjabat CEO Soto Pak Jumadi UMS, Farid Syafrodhi sebagai CEO Ayam Slempang,
Yulianto Adi Pamungkas sebagai Owner Syafaa Tour. Mereka semua dalah pengusaha
Muda yang tegabung dalam wadah IIBF Solo.
Acara yang digaungi oleh Kementerian Pendidikan, Divisi
Kewirausahaan ini dihadiri oleh 150 an Mahasiswa IAIN Surakarta. Menurut Ketua
Panitia, Dwi Angga “Seminar ini bertujuan untuk menyambut semester baru dengan
semangat berwirausaha, terutama oleh Mahasiswa Ekonomi Bisnis dan Mahasiswa
IAIN pada Umumnya”. Pernyataan ini dikuatkan pula oleh Ketua DEMA FEBI, saudara
Agil Setiawan yang menyatakan bahwa Kita (baca:Mahasiswa) harus belajar berwirausaha,
serta senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam berniaga. Sedangkan
mengenai Materi Seminar sendiri lebih kepada Motivasi yang diberikan Pembicara
agar Audien terinspirasi untuk berwirausaha, membangun Ekonomi Indonesia, serta
bagaimana Beli Indonesia. Membeli
Indonesia, membela Indonesia, menghidupkan Persaudaraan yaitu dengan cara mencintai
dan menggunakan Produk-Produk anak bangsa sendiri. Seminar yang dipandu
langsung oleh Master of Ceremony
Wawan Triono dan Sofwan berakhir ketika pertanyaan dari Audien yang sangat
antusias telah dijawab oleh Para Pembicara.
(Quote:enha)
Langganan:
Postingan (Atom)
Tim Video FEBI IAIN Surakarta juara 3 di ajang perlombaan antar FEBI Se-Indonesia Ajang perlombaan bergengsi Tahunan antar mahasisw...
-
Hoax Logo UIN Surakarta antara Harapan dan Kenyataan 29 Januari 2019 tersebar sebuah logo yang didalamnya bertuliskan UIN SURAKARTA ....















